Meteornews ** TEGAL – Kembali ditemukan peredaran obat tipe G jaringan Madi Aceh (afdal), modus serupa toko kelontong di sudut lampu merah Jl Raya II Adiwerna Pagongan, Tegalwangi, Kecamatan Dukuhturi, Kota Tegal menjadi titik penjualan. Minggu (14/12/2025).
Jaringan obat terlarang yang disinyalir punya Madi Aceh (Afdal) ini sungguh luar biasa, dan dugaan kuat lagi dibekingi oleh oknum aparat.
Kejadian ini terungkap pada Minggu malam, 14 Desember 2025, sekitar pukul 19:05 WIB.
"Toko kelontong penjual obat tipe G ada tiga orang karyawan, nama Alex, Andri, dan Pakde Udin (bertugas menjaga), dan menurut keterangan penjaga toko, pemilik resmi dari usaha tersebut adalah bernama Madi lagi yang berasal dari Aceh." Terang Awak Media saat dilokasi.
Kemudian, penjual obat mencoba menghubungi Madi untuk dikonfirmasi lewat telp dan berhasil menyambungkan. Akan tetapi yang komunikasi mengaku sebagai anggota TNI. Pengakuan ini sontak mengarah pada dugaan kuat bahwa oknum tersebut berperan sebagai beking toko kelontong yang dimiliki oleh Madi.
Bidin, tokoh masyarakat Tegal sangat menyayangkan dengan Kehadiran beking dari oknum aparat penegak hukum (TNI), ini akan menimbulkan pertanyaan serius mengenai potensi penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika militer, terutama jika toko tersebut disinyalir terlibat dalam kegiatan yang merugikan anak bangsa.
"Kami sebagai masyakat meminta kepada pihak berwenang, pemerintah setempat jangan berdiam diri dan menutup mata, karena peredaran obat tetlarang ini akan terus merusak generasi bangsa."
Dan kami masyarakat juga mendesak supaya APH, Dandim, Kapolres dan instansi terkait di Kabupaten Tegal segera bergerak cepat. Verifikasi mendalam harus dilakukan terhadap identitas pria yang mengaku anggota TNI untuk mendalami motif di balik kepemilikan toko Madi (aceh) yang melibatkan pihak dari luar wilayah tersebut. Tindakan tegas harus diambil jika terbukti adanya penyalahgunaan jabatan untuk melindungi kegiatan komersial yang ilegal. Tegasnya.(Ponthh/Tim).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!