MeteorNews ** TEGAL | Meski puncak perayaan Sejit (Hari Ulang Tahun) Kongco Cheng Goan Cheng Kun baru akan berlangsung pada Minggu dini hari, 12 Juni 2026 mendatang, atmosfer kemeriahan sudah sangat terasa di Kota Tegal. Berdasarkan pantauan pada Rabu (10/6/2026),
kawasan sekitar kelenteng di bawah naungan Yayasan Tri Dharma Tegal mulai diserbu dan dipadati oleh ribuan pengunjung serta para pedagang UMKM.
Gemerlap lampion dan berbagai persiapan ornamen ritual yang terpasang rapi membuat suasana pusat kota semakin hidup. Warga dari dalam dan luar Kota Tegal tampak antusias berdatangan sejak sore hari, baik untuk berwisata, berfoto, maupun menikmati suasana menjelang hari besar tersebut.
Puncak Acara Minggu Dini Hari Pukul 02.00 WIB. Ketua Yayasan Tri Dharma Tegal, Koh Akwai, mengungkapkan bahwa persiapan untuk menyambut hari sakral ini sudah hampir rampung 100 persen. Ia juga membenarkan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya, bahkan sebelum acara inti dimulai.
"Puncak ritual ritual spiritual dan kirab budaya nanti akan kita laksanakan pada hari Minggu, 12 Juni 2026, tepat pukul 02.00 dini hari. Melihat H-2 hari ini saja lokasi sudah seramai ini, kami optimis puncak acara nanti akan benar-benar megah dan memadati seluruh sudut kota," ujar Koh Akwai saat memantau persiapan di lokasi, Rabu (10/62026).
Lapak UMKM Mulai Diserbu Pengunjung, kepadatan yang terjadi saat ini langsung membawa berkah luar biasa bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pedagang kaki lima. Ratusan stan kuliner dan kerajinan yang berjejer di sekitar lokasi acara sudah mulai dipadati pembeli yang berburu takjil malam atau makanan khas perayaan.
Beberapa pedagang mengaku omzet mereka sudah mulai merangkak naik sejak lapak dibuka. Kehadiran festival ini terbukti menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh bagi warga lokal Tegal dan sekitarnya.
Pihak panitia bersama aparat keamanan setempat saat ini terus bersiaga untuk mengatur arus lalu lintas dan kantong-kantong parkir guna mengantisipasi lonjakan massa yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada malam akhir pekan nanti.
Bagi warga yang ingin menyaksikan momentum sakral dan budaya ini, diimbau untuk datang lebih awal demi menghindari kemacetan. (HENRI HUSADA)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!