Meteornews ** INDRAMAYU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kampus STKIP Al-Amin dan INSIA Indramayu melaksanakan program pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak di Desa Sumbermulya, Kecamatan Haurgeulis, sebagai upaya meminimalisir buta huruf Al-Qur’an.
Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak 19 Januari hingga 19 Februari 2026, dan menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah daerah di bidang penguatan pendidikan keagamaan.
Program mengaji tersebut dilaksanakan secara rutin di mushola dan lingkungan warga, dengan sasaran anak-anak usia sekolah dasar hingga remaja. Selain mengajarkan bacaan Al-Qur’an, mahasiswa KKN juga membimbing dasar-dasar tajwid dan adab dalam belajar mengaji.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Desa Sumbermulya, Farhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
"Masih ditemukan anak-anak yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Melalui program KKN ini, mahasiswa hadir untuk membantu mengatasi persoalan tersebut sekaligus mendukung program pemerintah daerah dalam pengentasan buta huruf Al-Qur’an,” Ujar Farhan.
Koordinator Desa KKN Sumbermulya, Nuril Anwar, menuturkan bahwa antusiasme anak-anak dan dukungan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program ini. "Kami berupaya menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang menyenangkan agar anak-anak tidak merasa terbebani. Alhamdulillah, respon warga sangat positif dan anak-anak semakin semangat untuk belajar mengaji,” Ujar Nuril.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Kampus STKIP Al Amin dan INSIA Indramayu, Dr. Hidayat, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya, program ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
“KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi sarana nyata kontribusi kampus bagi masyarakat. Upaya mahasiswa dalam mengajarkan Al-Qur’an ini sejalan dengan visi kampus dan program pemerintah daerah dalam memperkuat karakter religius generasi muda,” ujar Hidayat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!