Meteornews ** BREBES – Layanan kesehatan tidak semata-mata berbicara tentang pengobatan, tetapi juga tentang bagaimana fasilitas kesehatan menghadirkan rasa aman, nyaman, dan menjaga martabat pasien sejak pertama kali datang. Prinsip inilah yang tercermin dalam kinerja Puskesmas Brebes, yang kembali meraih predikat kepatuhan standar pelayanan tertinggi dari Ombudsman Republik Indonesia selama dua tahun berturut-turut, yakni 2022 dan 2023.
Penghargaan tersebut menempatkan Puskesmas Brebes sebagai unit pelayanan publik terbaik di Kabupaten Brebes. Capaian ini pun menarik perhatian publik, terutama terkait transformasi internal yang mampu membawa fasilitas kesehatan tingkat pertama itu menjadi rujukan pelayanan publik berkualitas.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran kepemimpinan Kepala Puskesmas Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes. Sosok dokter senior yang dikenal memiliki visi kuat dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
dr. Heru Padmonobo tidak hanya dikenal sebagai tenaga medis berpengalaman, tetapi juga sebagai manajer publik yang piawai. Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang yang kemudian meraih gelar Magister Kesehatan di kampus yang sama ini mampu mengawinkan efisiensi birokrasi dengan ketepatan layanan medis di tingkat layanan primer.
Sebelum dipercaya memimpin Puskesmas Brebes, dr. Heru telah meniti karier panjang sebagai Kepala Puskesmas di sejumlah wilayah, di antaranya Puskesmas Bojongsari Losari, Jatirokeh, dan Jatibarang. Hingga kini, ia juga masih dipercaya menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kepala Puskesmas se-Kabupaten Brebes.
Pada masa pandemi Covid-19, dr. Heru turut mencatatkan prestasi dengan meraih PPKM Award dari Kementerian Kesehatan RI pada 2023 sebagai bagian dari Satgas Penanganan Covid-19 terbaik. Ia juga pernah menerima MEXT Network Scholarship pada 2019 serta menorehkan dua publikasi ilmiah di bidang kesehatan.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal mengobati penyakit, tapi soal memberikan rasa aman dan martabat bagi pasien sejak mereka melangkah di pintu depan,” ujar dr. Heru saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 19 Januari 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!