MeteorNews ** JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto menyebut investasi di Indonesia telah menciptakan jutaan lapangan kerja. Datanya memang besar.
Sepanjang 2025, realisasi investasi disebut mencapai sekitar Rp1.931,2 triliun dengan penyerapan sekitar 2,71 juta tenaga kerja. Sementara semester I 2026 mencapai sekitar Rp1.010,6 triliun dan menyerap sekitar 1,45 juta pekerja.
Tapi ada satu pertanyaan penting: apakah semua pekerjaan itu berkualitas?Sebab jumlah pekerja yang terserap belum otomatis menunjukkan berapa yang menjadi pegawai tetap, berapa gajinya, apakah mendapat BPJS, dan apakah keterampilannya meningkat.
Investasi memang penting. Tapi investasi seharusnya bukan cuma menghasilkan angka besar di laporan pemerintah.
Yang lebih penting: apakah rakyat benar-benar makin sejahtera? Kalau investasi triliunan rupiah masuk, tetapi pekerja tetap bergaji rendah dan UMKM lokal tidak ikut menikmati dampaknya, tentu masih ada pekerjaan rumah.
Jadi, klaim Prabowo punya dasar dari sisi angka penyerapan tenaga kerja. Namun, kualitas pekerjaan dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat masih perlu dilihat lebih dalam.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!