MeteorNews ** JAKARTA | Air mata Lionel Messi pecah di Stadion Atlanta usai Argentina menang 3-2 atas Mesir. Namun, di balik tangis epik di 16 besar Piala Dunia 2026 itu, tersimpan kisah mengerikan dari Thierry Henry.
Gagal mengeksekusi penalti dan tertinggal 2-0 sempat membuat dunia mengira Argentina habis. Namun, Henry tahu betul bahwa rasa frustrasi tersebut justru mengaktifkan insting terbuas La Pulga.
"Pertama-tama, dia mengingatkan kita bahwa dia manusia karena gagal mengeksekusi beberapa penalti, empat dari delapan di Piala Dunia. Lalu, dia kembali mengingatkan kita bahwa dia bukan manusia,
"Pengalaman Henry semasa di Barcelona membuktikan satu aturan emas di lapangan: jangan pernah memancing amarahnya. "Maksud saya,... Saya pernah bermain bersamanya. Bersama Leo, terkadang jangan membangunkan monster.
Itulah yang terjadi, dan saya melihatnya sendiri saat latihan, "Henry lantas mengenang momen sesi latihan saat Messi merasa marah karena tak diberi pelanggaran oleh wasit. "Tak lama kemudian, Anda melihat sorot matanya berubah.
Saya menyaksikannya sendiri. Dia mencetak tiga gol beruntun, merebut bola dari Anda, mencetak gol lagi, merebut bola lagi, lalu mencetak gol lagi.""Setelah itu dia berkata, 'Lain kali, berikan pelanggaran.' Kami semua hanya bisa menjawab, 'Ya, lain kali berikan pelanggaran,' karena saat dia berada dalam mode seperti itu, dia sangat sulit dihentikan,"
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!