Duel Persib Bandung kontra Ratchaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 berakhir ricuh. Meski menang 1-0 lewat gol Andrew Jung pada menit ke-40, Persib tetap tersingkir karena kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand.
Kericuhan pecah sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Segelintir bobotoh dari Tribun Selatan turun ke lapangan dan melakukan pelemparan. Situasi sempat tak terkendali hingga petugas keamanan membentuk barikade untuk melindungi pemain dan ofisial.
Pelatih Persib Bojan Hodak meluapkan kekecewaannya atas ulah segelintir suporter. ”Saya mau katakan satu hal. Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tapi ada 100 orang yang merusak,” katanya.
M”Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Karena kami bisa saja didenda karena 100 orang ini. Mereka meneror semuanya,” imbuhnya.
Meski marah atas insiden tersebut, Hodak tetap mengapresiasi mayoritas bobotoh yang tertib. Ia menyebut, 99 persen suporter bobotoh tidak reaktif. Bagi setiap lawan yang datang ke sini, itu tidak akan mudah. Itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri,” tuturnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!