Meteor News** BREBES | Pemerintah Desa (Pemdes) Klampok, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, menyalurkan program bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng gratis kepada warga masyarakat. Berdasarkan pemutakhiran data kesejahteraan sosial terbaru, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut mengalami lonjakan signifikan, dari yang semula berkisar antara 1.500 hingga 1.800 penerima, kini mencapai 3.014 KPM.
Nasikhatun Fitriani Kades Klampok melalui sekertaris Desa Klampok
Kusyanto Proses penyaluran bantuan pangan ini dipusatkan di gudang logistik desa setempat pada Jumat (22/5/2026). Guna menghindari kerumunan, pembagian dijadwalkan berlangsung secara bertahap. Pemdes Klampok mengerahkan seluruh jajaran perangkat desa serta tim "Supir Siaga" untuk mengawal kelancaran distribusi dari hulu hingga ke tangan masyarakat.
Sekretaris Desa (Carik) Klampok, saat dikonfirmasi di lokasi gudang penyimpanan, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penerima manfaat ini bukan didasarkan pada verifikasi mandiri atau usulan pihak desa. Kebijakan tersebut mutlak mengacu pada pemutakhiran data terpadu dari pemerintah pusat.
"Data ini semua langsung diturunkan dari pusat, kami di desa hanya menyalurkan. Semuanya mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) serta data Penanganan Fakir Miskin dan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Jumlahnya sekarang ada 3.014 KPM, naik hampir separuhnya dari yang dulu sekitar 1.500-an," ujar Sekretaris Desa saat melakukan pengecekan logistik.
Guna memastikan hak masyarakat diterima dalam kondisi prima, perangkat desa bersama tim siaga melakukan pengawasan ketat terhadap fisik komoditas pangan yang masuk. Pemeriksaan berkala dilakukan untuk mengantisipasi adanya kemasan minyak goreng yang bocor atau karung beras yang rusak akibat proses pengiriman. Petugas menegaskan, sejauh ini mayoritas logistik dalam kondisi aman dan program ini direncanakan berjalan secara berkala.
Terkait jadwal operasional pembagian, pelayanan kepada warga sebetulnya telah berjalan sejak hari Rabu. Namun, mengingat adanya hari libur nasional (tanggal merah) pada hari Kamis yang dilanjutkan dengan libur akhir pekan (Sabtu-Minggu), pelayanan loket sempat dijeda sementara. Loket distribusi akan kembali dibuka secara penuh pada hari Senin mendatang untuk menyelesaikan kuota per kelompok warga.
Program bantuan ini pun disambut antusias dan rasa syukur oleh warga Desa Klampok. Beras sembako seberat 20 kilogram beserta minyak goreng tersebut dibagikan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Rizki, warga RT 08 RW 05 Desa Klampok, memberikan kesaksian langsung saat mengantre di lokasi pembagian. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program jaring pengaman sosial ini di tengah situasi ekonomi saat ini.
"Ini pembagian sembako beras 20 kilo sama minyak. Alhamdulillah, di sini gratis semua, tidak ada iuran apa-apa atau pungutan sama sekali. Pembagiannya diatur per kelompok warga. Tadi diinformasikan kalau Sabtu-Minggu libur dua hari, dan nanti tempat pelayanan dibuka lagi hari Senin," ungkap Rizki.
Melalui program ini, Pemdes Klampok berharap komoditas beras dan minyak goreng yang didistribusikan dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga, sekaligus menjadi stimulus dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Red/Casroni
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!