Meteornews ** INDRAMAYU | Beredar luas di media sosial sebuah video yang memperlihatkan momen kepanikan saat seorang wisatawan digotong oleh petugas di Pantai Balongan Indah (Bali) 2, Kabupaten Indramayu.
Dalam narasi video yang beredar, wisatawan tersebut dikabarkan sebagai korban tenggelam. "Kami luruskan bahwa tidak ada kejadian anak tenggelam, yang ada adalah orang dewasa tersedak saat makan sosis," kata Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi Selasa (24/3/2026).
Dedi mengonfirmasi adanya peristiwa evakuasi yang terjadi pada Selasa siang tersebut. Namun, ia membantah keras narasi yang menyebutkan adanya korban tenggelam di area pantai. Kepanikan pengunjung terjadi karena melihat korban tiba-tiba kesulitan bernapas akibat tersedak saat sedang menyantap makanan.
Evakuasi Cepat Petugas di Lokasi Dalam rekaman video tersebut, tampak kerumunan wisatawan mengelilingi korban dengan panik sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas menuju posko kesehatan pantai.Petugas yang berjaga di sekitar lokasi langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama kepada korban yang dalam kondisi darurat.
Upaya sigap dari tim kesehatan dan kepolisian di posko tersebut membuahkan hasil. Sosis yang menyumbat saluran pernapasan korban berhasil dikeluarkan sehingga nyawa wisatawan tersebut dapat terselamatkan. "Alhamdulillah korban berhasil diselamatkan," ujar Dedi.
Setelah kondisinya dinyatakan stabil, korban diistirahatkan sejenak di posko kesehatan yang tersedia di area pantai. Petugas kesehatan terus memantau perkembangan kondisi fisiknya hingga akhirnya korban diperbolehkan dibawa pulang oleh pihak keluarga.
Berkaca dari insiden ini, pihak kepolisian mengimbau para wisatawan untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di tempat wisata, termasuk saat sedang bersantai menikmati makanan. Polisi mengingatkan bahwa kasus tersedak bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani. "Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung tempat wisata agar selalu berhati-hati. Saat makan, biasakan agar tidak terburu-buru, mengingat kasus tersedak seperti ini bisa juga berakibat fatal pada keselamatan,” tutur Dedi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!