MeteorNews ** BALI | Tragedi memilukan kembali terjadi di dunia kerja! Seorang buruh bangunan paruh baya, Nyoman Sutama (55), harus merenggang nyawa dengan cara yang sangat tragis setelah jatuh terhempas ke dasar sumur sedalam 12 meter pada Kamis (9/7) sore sekitar pukul 15.30 Wita.
Peristiwa nahas ini mengguncang warga Banjar Dinas Kajekangin, Desa Kubutambahan, Buleleng.Kejadian bermula saat korban bersama empat rekannya tengah berjibaku melakukan proyek penggalian sumur. Posisi korban berada di dasar sumur yang gelap dan dalam, sementara rekan-rekannya berjaga di atas. Petaka datang saat korban berniat naik ke permukaan untuk melepas lelah dan beristirahat.
Diduga akibat kelelahan dan licinnya medan tanpa adanya tali pengaman (safety harness) yang memadai sejak awal, tangan korban mendadak terpeleset! Tubuhnya langsung meluncur bebas menghantam dasar sumur sedalam belasan meter.
Melihat insiden horor tersebut, kakak korban yang berada di lokasi langsung nekat turun demi menyelamatkan adiknya. Mengingat medan yang ekstrem, warga akhirnya memanggil Tim Pemadam Kebakaran dan medis untuk membantu evakuasi dramatis menggunakan tali pengaman dari dasar sumur.
Namun takdir berkata lain. Benturan luar biasa di dasar sumur membuat nyawa Nyoman Sutama melayang seketika di lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan medis sangat mengerikan: korban mengalami luka robek parah di kepala bagian belakang, luka di dahi dan hidung, serta diduga kuat mengalami patah leher yang fatal!
Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Budayana, membenarkan kejadian ini dan menyatakan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian korban sebagai musibah murni tanpa autopsi. Meski keluarga pasrah, insiden ini menjadi tamparan keras bagi dunia proyek konstruksi lokal! Sampai kapan nyawa pekerja kecil harus dipertaruhkan tanpa standar keselamatan kerja yang ketat di lapangan? Jangan tunggu korban jiwa berjatuhan lagi baru kita peduli.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!