Meteornews ** BANDUNG | Lapangan Upacara Polda Jawa Barat menjadi saksi peristiwa penuh haru dan kebanggaan dalam Upacara Wisuda Purnabakti Personel Polda Jabar Tahun Anggaran 2025, Jumat (12/12). Upacara ini digelar sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas pengabdian panjang para insan Bhayangkara yang resmi memasuki masa purnatugas.
Dihadiri Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., para pejabat utama Polda Jabar, sesepuh PP Polri, Bhayangkari, serta keluarga wisudawan, prosesi berlangsung khidmat dan sarat emosi. Salah satu perwira terbaik yang dilepas dalam kesempatan tersebut adalah Brigjen Pol. Gunarso, bersama para personel PNPP Satker Polda Jabar.
Tangis haru dan tepuk tangan penghormatan mengiringi langkah para wisudawan saat menerima pengalungan bunga simbol berakhirnya masa tugas dan awal babak baru kehidupan.
Dalam amanatnya, Kapolda Jabar menyampaikan bahwa wisuda purnabakti bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk rasa syukur dan penghormatan institusi kepada para personel yang telah menorehkan pengabdian terbaiknya.
“Sebanyak 111 personel Polda Jabar dari berbagai golongan perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, bintara hingga PNS Polri hari ini kami lepas dengan penuh hormat. Angka ini adalah simbol dedikasi, loyalitas, dan keteguhan hati selama puluhan tahun mengabdi,” ujar Kapolda.
Ia menegaskan, perjalanan sebagai anggota Polri tidak pernah mudah. Tugas penuh risiko, tekanan tinggi, pengorbanan waktu bersama keluarga, hingga keputusan penting yang harus diambil dalam hitungan detik telah menjadi bagian dari keseharian para wisudawan.
“Namun seluruh tantangan itu telah dijalani dengan kehormatan, integritas, dan loyalitas yang patut menjadi teladan,” tegasnya.
Mengusung tema “Dari Bakti Menjadi Inspirasi, Keteladanan Tak Pernah Purna”, Kapolda menekankan bahwa meskipun seragam telah dilepas, nilai-nilai kepolisian tidak akan pernah berakhir.
“Pengabdian tidak berhenti hari ini. Kejujuran, keberanian, ketegasan, dan integritas yang telah diwariskan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus Polri,” ungkapnya.
Kapolda Jabar juga memberikan penghormatan khusus kepada keluarga wisudawan—istri, suami, anak, dan seluruh keluarga—yang selama ini menjadi kekuatan di balik tugas berat para anggota Polri.
“Di balik setiap anggota Polri yang berdiri tegak, ada keluarga yang berkorban, cemas, dan setia mendoakan,” katanya.
Kapolda menyebut para wisudawan kini kembali ke pangkuan keluarga sebagai pahlawan keluarga, setelah sekian lama mengabdi untuk negara. Ia menegaskan bahwa nilai Bhayangkara akan tetap melekat, meski masa dinas telah usai.
“Integritas, keikhlasan, dan keteladanan tidak pernah purna,” ucapnya.
Menutup amanat, Kapolda Jabar menyampaikan terima kasih atas seluruh bakti dan pengorbanan para wisudawan. Ia berharap masa purnabakti menjadi masa yang penuh kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan.
“Pintu Polda Jabar akan selalu terbuka. Nasihat dan pengalaman para senior tetap kami butuhkan untuk kemajuan Polri,” pungkasnya.
Upacara ditutup dengan prosesi pedang pora dan pelepasan wisudawan, menandai berakhirnya masa dinas sekaligus awal perjalanan baru di tengah keluarga dan masyarakat.
Wisuda purnabakti ini menjadi bukti bahwa bagi Polda Jawa Barat, pengabdian tidak pernah benar-benar berakhir—ia hidup dalam keteladanan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (Joyo).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!