MeteorNews ** BANDUNG | Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung merespons kondisi siswa di Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang setiap hari harus menyeberangi Waduk Saguling menggunakan rakit untuk pergi ke sekolah.
Dedi mengaku telah memerintahkan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat untuk turun langsung meninjau lokasi. Tim tersebut akan mengkaji solusi terbaik agar para siswa tidak lagi bergantung pada rakit.
Menurut Dedi, pembangunan jembatan akan menjadi salah satu opsi yang dikaji, baik berupa jembatan permanen maupun jembatan gantung.“Yang penting anak-anak sekolah ini bisa pergi ke sekolah dengan nyaman tanpa harus menggunakan rakit,” ujar Dedi.
Ia menegaskan keselamatan siswa harus menjadi prioritas. Pemprov Jabar nantinya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bandung Barat untuk menentukan pihak yang akan mengerjakan pembangunan akses tersebut.
Sebelumnya, kondisi siswa di Desa Budiharja menjadi perhatian publik setelah sejumlah pelajar SD dan SMP diketahui harus menyeberangi Waduk Saguling menggunakan rakit bambu setiap hari.
Rakit sederhana tersebut menjadi akses penting bagi warga untuk beraktivitas dan mengantarkan anak-anak menuju sekolah. Kondisi ini membuat kebutuhan akan akses penyeberangan yang lebih aman semakin mendesak.
Dedi berharap solusi dapat segera diwujudkan sehingga para siswa bisa bersekolah dengan lebih aman dan nyaman tanpa harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!