Meteornews ** Jakarta - Dalam video viral yang beredar, Sebuah mobil boks tiba-tiba 'nyelonong' menerobos pagar SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, dan menabrak para siswa yang tengah berkumpul di lapangan pada Kamis pagi (11/12) pukul 06.39 WIB.
Mobil bernomor polisi B 2093 UIU tersebut merupakan armada Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SSPG) RW 03 Kalibaru yang hendak mengantar makanan ke sekolah.
Mobil yang dikemudikan sopir berinisial AI (34), warga Kalibaru, melaju ke arah lapangan tempat para siswa sedang berkumpul mengikuti kegiatan literasi pagi sebelum masuk kelas. Laju kendaraan baru berhenti setelah menabrak pagar besi pembatas sekolah.
terlihat sejumlah siswa terkapar bersimbah darah di lapangan setelah tertabrak. Ada pula siswa yang terseret hingga tersangkut di kolong mobil dan dievakuasi warga.
Sopir terlihat hampir diamuk warga sekolah dan dipaksa turun untuk bertanggung jawab.
Menurut laporan Kompas, sopir yang baru menggantikan pengemudi sebelumnya itu diduga kehilangan kendali saat memasuki halaman sekolah.
Saat kejadian, pagar sekolah tertutup rapat, namun mobil tetap menerobos masuk merobohkan pagar dan menabrak kerumunan siswa serta guru.
Akibat insiden tersebut, 21 orang dilarikan ke rumah sakit, termasuk satu guru. Para korban dibawa ke RSUD Cilincing dan RS Koja, dengan korban luka lebih berat dirujuk ke RS Koja.
Beberapa mengalami memar di kepala dan lengan, luka robek di kepala, hingga patah tulang lengan.
Gubernur Jakarta Pramono Anung langsung meninjau lokasi dan memastikan seluruh biaya perawatan korban ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Sampai sekarang ini tercatat ada 21 korban. Lima dirawat di Rumah Sakit Koja, satu guru, empat SD, dan enam di RSUD Cilincing. Saya tadi sudah melihat lima yang di Koja ini,” ungkapnya.
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada. Tidak ada korban meninggal,” tegas Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. (Akhmad A).
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!