MeteorNews ** USA | Drama, air mata, dan kontroversi mengiringi tersingkirnya Timnas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sempat unggul dua gol, The Pharaohs secara tragis ditikung juara bertahan Argentina 2-3 di 14 menit terakhir laga akibat keputusan wasit yang memicu amarah publik!
Meski Lionel Messi dan Enzo Fernandez mencetak gol penentu kemenangan, sorotan netizen dunia tertuju pada kepemimpinan wasit Francois Letexier. Ia menganulir gol Mostafa Ziko lewat VAR dan membiarkan rentetan pelanggaran keras pemain Argentina luput dari hukuman.
Puncak kontroversinya terjadi saat pelatih Mesir, Hossam Hassan, menyilangkan kedua tangan membentuk huruf "X". Gestur ini adalah protokol resmi anti-rasisme FIFA yang mengharuskan laga dihentikan sementara.
Ironisnya, wasit tutup mata dan laga terus berjalan seolah tak terjadi apa-apa! Meski merasa dirugikan, skuad Mesir pulang dengan kepala tegak. Di hotel, Mohamed Salah dkk disambut lautan suporter bak pahlawan yang membawa kehormatan. Solidaritas juga mengalir deras dari rakyat Palestina yang tak lupa atas aksi heroik Hassan mengibarkan bendera Palestina pada fase sebelumnya.
Pemerintah Mesir pun pasang badan mengapresiasi sejarah yang telah diukir skuadnya. Melalui media sosial X, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan dukungannya: "Kami bangga kepada kalian dan pencapaian yang telah diraih. Masa depan yang lebih cerah menanti kalian,
"Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) juga turut merilis pernyataan resmi: "Kalian telah menunjukkan tanggung jawab yang luar biasa. Kami bangga kepada kalian. Terima kasih untuk segalanya,"
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!