Meteor News

TIM Samba Angkat Koper, Takluk 1 - 2 Dengan Norwegia

METEORNEWS 08 Jul 2026, 19:09
TIM Samba Angkat Koper, Takluk 1 - 2 Dengan Norwegia
Cafu

MeteorNews ** USA | Kekalahan mengejutkan Timnas Brasil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 langsung memicu reaksi keras dari para legenda sepak bola mereka. Tim Samba dipaksa angkat koper secara tragis setelah takluk 1-2 dari Norwegia melalui pertandingan dramatis yang ditentukan di menit-menit akhir laga.

Dalam pertandingan tersebut, Brasil sebenarnya sempat memperpanjang napas dan menjaga asa lewat eksekusi penalti Neymar pada masa injury time babak kedua. Namun, performa menggila striker Norwegia, Erling Haaland, yang mencetak dua gol krusial pada menit ke-79 dan ke-90, sukses membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket perempat final menjadi milik tim lawan.

Kekalahan ini sekaligus memperpanjang rekor buruk Selecao yang belum pernah menang atas Norwegia dalam lima pertemuan.Merespons hasil memilukan itu, mantan kapten legendaris Brasil, Cafu, langsung buka suara dan melontarkan kritik yang sangat tajam. Cafu menuding bahwa tren banyaknya pemain Brasil yang hijrah dan berkarier di Liga Inggris (Premier League) justru menjadi penghambat besar bagi mimpi negaranya untuk kembali merengkuh trofi juara dunia.

"Yang membuatku takut adalah ini; semakin banyak pemain Brasil yang pergi ke Premier League, semakin kecil peluang Brasil memenangkan Piala Dunia," cetus Cafu.

Bukan berniat meremehkan kualitas kompetisi di Inggris, Cafu secara spesifik menyoroti budaya media di sana yang dinilai terlalu berlebihan memberikan pujian. Kondisi itu dianggap merusak mentalitas pemain karena merasa sudah berada di level tertinggi, padahal realitasnya belum mendekati predikat terbaik di dunia.

Sebagai perbandingan, Cafu mengaku jauh lebih menyukai atmosfer La Liga Spanyol yang dinilainya fokus pada taktik sepak bola di atas lapangan dan memupuk pola pikir kompetitif untuk mencapai serta memenangkan babak final, alih-alih sibuk membangun mitos atau narasi berlebihan demi kebutuhan pasar media.

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!