Meteor News

Harga Beras di Brebes Tembus Rp 14.000 per Kilogram, Pedagang Harapkan Stabilitas dari Hulu

Yano 03 Jun 2026, 08:23
Harga Beras di Brebes Tembus Rp 14.000 per Kilogram, Pedagang Harapkan Stabilitas dari Hulu

Meteor News** BREBES | Harga komoditas beras di Pasar Induk Brebes dilaporkan masih mengalami fluktuasi. Kondisi ini dipengaruhi oleh belum meratanya masa panen di berbagai wilayah, yang berdampak langsung pada harga jual di tingkat konsumen. (3/6/2026).

Bapak Narsim, seorang pedagang beras senior yang telah menggeluti usaha ini selama kurang lebih 27 hingga 30 tahun di Pasar Induk Brebes, mengungkapkan bahwa saat ini harga beras di pasar berada di angka Rp 13.600 per kilogram.

"Harga beras saat ini memang tidak stabil. Di wilayah selatan, harganya bahkan bisa menyentuh angka Rp 14.000 per kilogram. Perbedaan harga ini sangat bergantung pada musim panen, terutama karena di wilayah utara masa panennya belum selesai," jelas Narsim saat ditemui di pasar beras di kawasan Pasar Induk Brebes.

Ragam Kualitas dan Harga

Menurut Narsim, harga jual sangat bergantung pada kualitas dan jenis beras yang tersedia. Secara umum, harga beras di tingkat petani berada di kisaran Rp 8.000 per kilogram. Namun, setelah melalui proses distribusi dan sortir kualitas, harga di tingkat konsumen mengalami penyesuaian.

Beberapa jenis beras yang saat ini dijajakan di pasar meliputi jenis S4, SS, dan beberapa varietas lainnya. Ia juga mencatat adanya pergeseran jenis komoditas di pasar. "Dulu kita sering menjual jenis C4, namun sekarang keberadaannya sudah sangat jarang ditemukan," tambahnya.

Harapan pada Kebijakan Subsidi

Sebagai pelaku usaha yang telah lama berkecimpung di industri beras, Narsim menyoroti pentingnya stabilitas harga dari hulu, yakni di tingkat petani. Ia berharap pemerintah dapat memperbaiki mekanisme penyaluran subsidi pupuk agar lebih tepat sasaran.

Menurutnya, jika produktivitas petani terjaga dengan biaya produksi yang terkendali, maka harga beras di tingkat petani akan lebih stabil. Hal ini pada akhirnya akan memudahkan para pedagang di pasar untuk menentukan harga yang lebih kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat luas.

"Harapan kami sederhana, subsidi pupuk harus lebih tepat sasaran. Jika petani sejahtera dan harga di tingkat bawah stabil, maka distribusi ke pasar pun akan lebih lancar dan harga bagi konsumen bisa lebih terjaga," pungkasnya. Red

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!