Meteor News

Anak Hari Pertama Sekolah: ‎Harus Ditinggal atau Ditunggu?

METEORNEWS 30 Jun 2026, 19:33
Anak Hari Pertama Sekolah: ‎Harus Ditinggal atau Ditunggu?
Hari pertama anak sekolah

Meteor News‎‎ ** INDRAMAYU | Ini kejadian yang hampir semua orang tua pernah alami…‎‎Anak yang awalnya semangat berangkat sekolah, tiba-tiba berubah begitu sampai di gerbang.‎Pegang tangan erat orang tuanya, diam. Lalu menangis.‎‎Dan di situ orang tua mulai “pecah dua”.‎‎

Mau ditinggal… tapi hati nggak tega.‎Mau ditunggu… tapi takut anak jadi makin susah lepas. Akhirnya ini menjadi dilema buat orang tua nya.‎‎Tapi yang jarang disadari orang tua…‎‎Saat anak menangis di gerbang sekolah, itu bukan karena dia “manja”.‎

Bukan juga karena dia “nggak mau sekolah”.‎‎ Itu karena satu hal sederhana:‎‎dunia sekolah itu asing buat dia dan dunia baru yang belum pernah di jelajahi.‎‎Di rumah, semuanya familiar. Ada orang tua, atau saudara. Ada rasa aman. Tapi di sekolah, semua baru. Wajah baru. Suara baru. Aturan baru.‎‎ Dan satu-satunya “tempat aman” yang dia kenal… adalah KELUARGA.

‎‎Lalu harus ditunggu atau ditinggal?‎‎Ini yang sering bikin orang tua bingung.‎‎Kalau ditunggu, anak jadi tenang… tapi begitu kamu terlihat lagi, dia nangis lagi.‎Karena di kepalanya: “Mama belum pergi, berarti ini belum aman.

”‎‎Kalau ditinggal… kamu merasa bersalah.‎‎Tapi ini fakta yang sering tidak diceritakan‎‎Sebagian besar guru dan psikolog anak sepakat:‎‎

Anak yang menangis saat ditinggal, biasanya akan tenang dalam 5–15 menit setelah orang tua pergi.‎‎Kenapa?‎‎ Karena saat kamu tidak terlihat lagi, anak mulai “masuk” ke lingkungan baru: ‎‎lihat teman lain‎lihat mainan‎lihat guru yang mengajak aktivitas‎‎ Pelan-pelan… rasa takutnya turun sendiri.‎‎Yang paling penting bukan “ditinggal atau ditunggu.

”‎‎Tapi cara kamu berpisah dari anak. ‎‎Bukan kabur diam-diam. Itu justru bikin anak kehilangan rasa percaya.‎‎Yang benar itu:‎‎ Peluk anak sebentar.‎ Tatap matanya.‎Tenang.‎‎ Lalu bilang sederhana:‎‎“Nanti Mama/Papa jemput ya setelah sekolah. ”‎‎Satu kali saja. Jangan diulang-ulang.‎‎

Karena kalau orang tua ragu, anak akan ikut ragu.‎‎ Dan ini yang sering bikin orang tua nggak siap…‎‎Kadang yang lebih berat justru bukan anaknya…‎‎Tapi orang tua sendiri yang berdiri di gerbang itu dan bahkan sampai lihat dari jendela. ‎‎Ingin tetap di sana.‎Ingin memastikan dia baik-baik saja.‎

Ingin menunggu sampai dia benar-benar tenang.‎‎Padahal diam-diam… anak justru belajar sesuatu yang penting:‎‎bahwa dia bisa baik-baik saja tanpa kamu untuk sementara waktu.‎‎Jadi jawabannya apa?‎‎Ditunggu atau ditinggal?‎‎Jawabannya: ditinggal, tapi dengan cara yang benar.‎‎

Tenang. Jelas. Yakin. ‎‎Karena anak tidak butuh orang tua yang selalu ada di sampingnya.‎Anak butuh orang tua yang yakin bahwa dia mampu.‎‎Dan satu hal yang perlu orang tua ingat…‎‎Hari pertama sekolah bukan tentang siapa yang paling siap.‎‎Tapi tentang proses belajar melepaskan untuk anak… dan juga untuk orang tua. 

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!