MeteorNews ** JAKARTA | Pernah dengar kalimat Keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi, Kisah nyata dari gadis berusia 18 tahun ini adalah buktinya. Kenalkan, Tiara Julianti. Lulusan SMA Negeri 1 Tangerang yang baru saja membuktikan bahwa kerja keras dan doa orang tua punya kekuatan yang luar biasa.
Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga—di mana ayah dan ibunya sehari-hari berjuang menyambung hidup dengan berjualan keripik di daerah Teluknaga, Tangerang—Tiara berhasil menembus salah satu jurusan paling kompetitif di Indonesia: Program Studi Kedokteran UGM.
Hebatnya lagi, Tiara masuk lewat jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU) dan mendapatkan subsidi UKT 100% alias KULIAH GRATIS sampai lulus.
Tapi, perjalanan menuju ke sana sama sekali tidak mudah. Perjuangan di Balik Layar:- Konsisten Sejak Dini: Sejak SD hingga SMA, Tiara selalu menjaga prestasi akademiknya.- Multitalenta: Tak hanya jago di kelas (ikut Olimpiade Biologi & Debat), Tiara juga aktif organisasi bahkan berhasil meraih Juara II Kejuaraan Nasional Cheerleading! - Bangkit dari Kegagalan: Tiara sempat gagal di salah satu jalur seleksi.
Namun, pelukan dan semangat dari sang ibu, Siti Rohani (41), dan sang ayah, Sabdi (51), membuatnya kembali bangkit. "Saya seperti mimpi. Tidak menyangka Tiara bisa diterima di Kedokteran UGM," tutur Pak Sabdi dengan mata berkaca-kaca.
Saat pandemi melanda, Tiara membulatkan tekadnya untuk menjadi dokter. Kini, ia punya mimpi mulia: ingin menjadi Dokter Spesialis Mata untuk membantu generasi muda yang kesehatan matanya terganggu akibat gadget, sekaligus aktif mengedukasi masyarakat.Bagi Tiara, ini bukan akhir, melainkan awal dari pengabdiannya.
Sebuah pesan indah dari Tiara untuk kita semua yang sedang berjuang:"Jangan pernah takut bermimpi. Bermimpi itu gratis, yang penting terus berusaha.
"Semoga kisah Tiara menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil, dan restu orang tua adalah jalur langit yang nyata.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!