Meteor News

Suasana Pesantren Mencekam, Ratusan Anak Santri Di Duga Keracunan MBG

PONTOH ZAMBIK 02 Sep 2026, 06:47
Suasana Pesantren Mencekam, Ratusan Anak Santri Di Duga Keracunan MBG
Ratusan anak pesantren keracunan

MeteorNews ** SIDOARJO | Suasana mencekam terjadi di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, setelah ratusan santri diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (1/9/2026).

Para santri mulai mengeluhkan kondisi tubuh mereka setelah melaksanakan salat Ashar. Keluhan yang muncul antara lain pusing dan mual.Situasi kemudian semakin serius setelah Maghrib.

Ratusan santri harus dievakuasi menggunakan ambulans ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Data yang dihimpun hingga pukul 21.37 WIB mencatat 294 santri telah dilarikan ke rumah sakit. Mereka tersebar di beberapa fasilitas kesehatan, yakni RS Notopuro 180 orang, RS Delta Surya 14 orang, RS Siti Hajar 58 orang, RS Pusura 13 orang, RSU Aisyiyah St Fatimah Tulangan 23 orang, RS Pusdik Bayangkara lima orang, dan RS Arafah Anwar Medika satu orang.

Di tengah kepanikan tersebut, beredar kabar yang menyebut belasan santri korban dugaan keracunan meninggal dunia.Namun, kabar tersebut dibantah Kepala Satgas MBG Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Emil mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan informasi tersebut.“Kami tanyakan ke BGN, tidak ada info soal santri yang meninggal dunia,” ujar Emil kepada Kompas.com, Selasa (1/9/2026).

Sementara itu, wali santri masih memenuhi kawasan pesantren untuk menunggu kabar kondisi anak mereka. Personel TNI/Polri dan ambulans juga disiagakan di lokasi. Menu MBG yang dikonsumsi para santri diketahui terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu Bali, tumis buncis baby corn, dan apel.

Penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan tersebut masih dalam penanganan dan penelusuran pihak terkait.

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!