MeteorNews ** CIREBON | Di usia yang baru 20 tahun, Mas Azis dari Lembu Muda Farm, Cirebon, telah membuktikan bahwa dunia peternakan bukan hanya milik mereka yang sudah berusia matang. Dengan pengalaman sekitar lima tahun, ia berhasil membangun usaha sapi yang dikelola secara modern dan terus berkembang.
Berawal dari kecintaan terhadap dunia peternakan serta dukungan dan doa orang tua, Mas Azis membangun kandang baru di tengah persawahan Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. Kandang tersebut mengusung konsep modern dengan perhatian besar terhadap sanitasi dan kesehatan ternak.
Yang menarik, pembangunan kandang ini membutuhkan investasi sekitar Rp1 miliar. Dengan luas sekitar 125 meter persegi, kandang tersebut mampu menampung hingga 60 ekor sapi.Pakan Fermentasi, Solusi Efisiensi.
Salah satu strategi yang diterapkan Lembu Muda Farm adalah penggunaan pakan fermentasi. Bahan yang digunakan antara lain jagung, konsentrat, bungkil sawit, dan bekatul.Sistem ini memberikan keuntungan besar dalam operasional.
Peternak tidak lagi harus mencari rumput setiap hari atau melakukan aktivitas ngarit. Dengan pakan yang sudah dipersiapkan, waktu dan tenaga bisa dialihkan untuk mengurus kesehatan ternak serta mengembangkan bisnis. Belajar dari Sapi yang SakitPerjalanan Mas Azis tentu tidak selalu berjalan mulus.
Ia pernah menghadapi berbagai masalah kesehatan sapi. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi pelajaran penting. Dari sana ia semakin memahami bahwa kebersihan dan sanitasi kandang bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari manajemen peternakan.Kandang yang bersih, sirkulasi yang baik, serta perawatan rutin menjadi investasi untuk mengurangi risiko penyakit dan menjaga performa sapi.
Menjual Sapi Kurban dengan Layanan Premium. Lembu Muda Farm juga mengembangkan bisnis sapi kurban dengan mengedepankan kualitas dan pelayanan. Salah satu layanan yang ditawarkan adalah gratis ongkos kirim serta perawatan sapi hingga hari raya kurban untuk wilayah Cirebon.
Strategi tersebut menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Artinya, bisnis peternakan tidak berhenti pada aktivitas memelihara sapi. Pelayanan dan pengalaman pelanggan juga menjadi bagian penting dari nilai jual.Anak Muda Jangan Takut Masuk Peternakan.
Kisah Mas Azis menjadi contoh bahwa sektor peternakan memiliki peluang besar bagi generasi muda. Dengan teknologi, manajemen pakan yang efisien, kandang yang higienis, serta pelayanan yang baik, peternakan dapat dikembangkan menjadi bisnis profesional.
Perjalanan Lembu Muda Farm juga mengajarkan bahwa jatuh dan menghadapi masalah adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah mau mengevaluasi kesalahan dan mengubah pengalaman menjadi sistem yang lebih baik. Di tengah banyaknya anak muda yang mencari pekerjaan di sektor formal, Mas Azis justru memilih membangun masa depannya melalui peternakan.
Peternakan bukan pekerjaan kelas dua. Jika dikelola dengan ilmu, sistem, dan keberanian untuk berinovasi, kandang sapi pun bisa menjadi bisnis masa depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!