MeteorNews ** SLEMAN | Dua pelajar kelas 9B SMPN 1 Turi, Sleman, Abyan Syahlefi dan Pradipta Widhi Nugroho, menciptakan alat pendeteksi kesegaran makanan untuk mencegah kasus keracunan, khususnya pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Inovasi ini dirancang setelah mereka prihatin melihat berbagai pemberitaan keracunan di internet, sehingga tercipta perangkat praktis yang mampu mendeteksi kelayakan makanan dalam waktu sekitar 5 detik dengan akurasi 100 persen.
Perangkat cerdas ini dikendalikan oleh mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth serta kipas untuk menjaga kestabilan suhu.
Alat tersebut juga menggunakan berbagai sensor pendukung, meliputi sensor MQ3 untuk mendeteksi alkohol atau tingkat kesegaran, MQ135 untuk kualitas udara, DHT11 untuk suhu ruangan sampel, serta TCS3200 untuk mendeteksi kandungan pestisida.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!