Meteor News

Hotman Paris : DUGAAN KUAT ADANYA JUAL BELI KAMAR TAHANAN YANG FANTASTIS

METEORNEWS 03 Jul 2026, 20:17
Hotman Paris : DUGAAN KUAT ADANYA JUAL BELI KAMAR TAHANAN YANG FANTASTIS
Hotman Paris

Meteor News ** JAKARTA | Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali melontarkan kritik keras terhadap kondisi lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Dalam pernyataannya yang ramai diperbincangkan publik, Hotman menyebut bahwa praktik-praktik menyimpang di dalam lapas sudah menjadi rahasia umum, termasuk dugaan adanya jual beli kamar tahanan yang nilainya fantastis.

Menurut Hotman, fenomena tersebut menunjukkan adanya ketimpangan perlakuan terhadap para narapidana. Ia menyoroti bahwa di Indonesia, kenyamanan seorang tahanan di dalam lapas sering kali ditentukan bukan oleh aturan hukum yang berlaku, melainkan oleh kemampuan finansial masing-masing penghuni sel.

Mereka yang memiliki uang diduga bisa mendapatkan fasilitas lebih baik dibanding tahanan biasa.Dengan nada sindiran tajam, Hotman mengatakan bahwa hanya di Indonesia seorang kepala lapas bisa diduga hidup mewah karena praktik jual beli fasilitas di dalam penjara.

Ia menyinggung adanya isu lama yang kerap beredar di masyarakat tentang kamar tahanan “VIP”, fasilitas kipas angin, kasur empuk, hingga perlakuan istimewa yang bisa diperoleh dengan membayar sejumlah uang kepada oknum tertentu.

Pernyataan itu mencuat setelah Hotman ikut menyoroti dugaan adanya perlakuan khusus terhadap rivalnya, Razman Arif Nasution, yang baru menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang. Hotman mempertanyakan mengapa seorang narapidana baru diduga langsung ditempatkan di kamar dengan fasilitas tertentu, sementara menurut prosedur, tahanan baru biasanya harus menjalani masa pengenalan lingkungan atau mapenaling terlebih dahulu.

Ia menegaskan, apabila benar ada perlakuan berbeda berdasarkan uang atau kedekatan tertentu, maka hal tersebut mencederai rasa keadilan. Sebab lembaga pemasyarakatan seharusnya menjadi tempat pembinaan yang menjunjung kesetaraan bagi seluruh warga binaan, bukan justru menjadi ruang transaksi terselubung bagi pihak-pihak tertentu.

Pernyataan Hotman ini pun kembali memantik perdebatan publik mengenai persoalan klasik di sistem pemasyarakatan Indonesia. Mulai dari isu overkapasitas, dugaan pungutan liar, hingga praktik jual beli fasilitas yang selama ini berulang kali menjadi sorotan, namun dinilai belum terselesaikan secara menyeluruh.

Kritik keras Hotman dianggap menjadi tamparan bagi sistem yang selama ini dinilai masih menyimpan banyak celah penyalahgunaan wewenang di balik jeruji besi. 

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!