Meteor News

pemerintahan PM Ali al-Zaidi Temukan 14 Juta Dollar Dalam Dinding Rumah Wamen

METEORNEWS 04 Jul 2026, 10:57
pemerintahan PM Ali al-Zaidi Temukan 14 Juta Dollar Dalam Dinding Rumah Wamen
Temukan uang dalam dinding

Rumah Wamen Digerebek, Uang Tunai Rp 251 M Ditemukan dalam Dinding

Meteor News ** JAKARTA | Penyelidik dari Pengadilan Kriminal Pusat untuk Korupsi Irak melakukan penggerebekan di rumah Wakil Menteri Perminyakan untuk Urusan Distribusi Irak, Ali Maarij Al Bahadly, pada akhir pekan kemarin. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan tumpukan uang tunai senilai total 14 juta dolar AS atau setara dengan Rp251,3 miliar yang disembunyikan secara rapi di balik dinding gedung kolam renang rumahnya.

Penangkapan pejabat senior yang mengawasi alokasi dan penjualan produk bahan bakar olahan ini merupakan buntut dari instruksi pembersihan birokrasi yang diperintahkan langsung oleh Perdana Menteri baru Irak, Ali al-Zaidi.

Berdasarkan data pemeriksaan awal yang dirilis oleh Dewan Kehakiman, temuan uang fantastis tersebut terdiri dari 11 juta dolar AS dan uang tunai empat miliar dinar Irak (senilai 3 juta dolar AS). Penyelidik terpaksa menggunakan palu bor untuk membongkar dinding beton dan menemukan beberapa koper terbuka berisi ikatan uang kertas serta kotak-kotak barang mewah, termasuk jam tangan Rolex berwarna emas.

Operasi ini menjadi bagian dari gerakan anti-korupsi massal oleh pemerintahan PM Ali al-Zaidi yang baru dilantik pada 14 Mei lalu, di mana sebelumnya kabinet baru tersebut telah berhasil mengamankan hingga 47 tersangka kasus korupsi, termasuk pejabat kabinet hingga anggota parlemen, hanya dalam waktu satu hari.

Penegakan hukum agresif ini sengaja digulirkan guna meredam kemarahan publik atas masalah korupsi sistemik yang merajalela di Irak, yang bahkan dikategorikan oleh Transparency International sebagai isu nasional paling mendesak.

Kendati demikian, sejumlah pengamat dan peneliti politik dari Arab Centre for Research and Policy Studies menilai bahwa efektivitas kampanye anti-korupsi ini berisiko melambat atau terhenti apabila tekanan dan biaya politik dari faksi-faksi senior mulai meningkat.

Saat ini, sang mantan wakil menteri telah diamankan dan sedang menjalani proses penyelidikan hukum lebih lanjut di Pengadilan Pidana Anti-Korupsi Pusat di Baghdad untuk mempertanggungjawabkan kejahatan keuangan tersebut.

Menurut Anda bagaimana? Apakah tindakan tegas membongkar tempat persembunyian uang di dinding pejabat ini mampu menjadi terapi kejut yang efektif untuk memberantas korupsi secara permanen?

Sumber Berita: CNBC, Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!