Meteor News

Kondisi Tanggul Lumpur Lapindo Di Zona Deformasi Vertikal Berisiko Ambles Tinggi

MUCHLISIN ZAMBIK 27 Jul 2026, 20:57
Kondisi Tanggul Lumpur Lapindo Di Zona Deformasi Vertikal Berisiko Ambles Tinggi
Zona deformasi vertikal dengan risiko ambles tinggi

MeteorNews ** SIDOARJO | Kondisi tanggul penahan lumpur Lapindo di titik 10.D, Kecamatan Porong, Sidoarjo, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Lebar tanggul hanya tersisa sekitar 45 sentimeter dan mulai retak. 

Kondisi tersebut berpotensi mengganggu jalur kereta api Surabaya-Malang, kawasan itu juga dinilai memiliki risiko ambles yang tinggi. Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, meninjau lokasi pada Kamis, 23 Juli 2026, dan menyiapkan opsi menggeser jalur kereta dari Sidoarjo ke Tulangan, lalu kembali terhubung ke Gunung Gangsir menuju Malang.

"Dengan urgensi ini maka kita tadi, sedang mengkaji, kita akan laporkan ke gubernur dan pak dirjen, bahwa sebaiknya ini digeser," ujarnya, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia memastikan warga pengguna Stasiun Tanggulangin dan Porong tetap terlayani lewat penyesuaian lokasi stasiun baru. Rencana ini juga sejalan dengan proyek jalur ganda (double track) Surabaya-Malang ke depannya.

Emil menegaskan kawasan tanggul berada di zona deformasi vertikal dengan risiko ambles tinggi, sehingga penanganan perlu segera dilakukan.

Ia juga berdiskusi dengan KfW Jerman soal kemungkinan pendanaan kajian teknis, sembari menyoroti pentingnya keselamatan warga yang masih bermukim di sekitar tanggul.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Denny Michels Adlan, menyebut proyek relokasi jalur pendek Gunung Gangsir-Tulangan sempat terhenti akibat pandemi dan kini perlu dilanjutkan, dengan pembebasan lahan yang masih perlu mencapai total sekitar 20 kilometer.

Sumber Berita: Masyarakat
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!