MeteorNews ** INDRAMAYU | Pendangkalan parah di Muara Karangsong membuat aktivitas nelayan lumpuh. Kapal-kapal sulit keluar masuk pelabuhan, sehingga hasil tangkapan pun terancam tidak bisa dipasarkan.
Merasa sudah bertahun-tahun membayar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga mencapai sekitar Rp20-25 miliar per tahun, para juragan kapal menilai pemerintah belum serius menangani persoalan tersebut.
Bahkan, salah satu juragan kapal, Judah, menyatakan siap mempelopori penghentian pembayaran PNBP jika pemerintah tak segera bertindak. Dana yang seharusnya disetor, menurutnya, lebih baik digunakan secara swadaya untuk mengatasi pendangkalan muara.
Ancaman ini ditegaskan para juragan kapal bukan hanya sebatas gertakan. Kecuali jika pemerintah mau merespons keluhan tersebut dan menyelesaikan masalah pendangkalan di Muara Karangsong.
Nelayan menilai akar persoalan ada pada breakwater (pemecah gelombang) yang sudah rusak sehingga sedimentasi terus terjadi. Mereka mendesak pemerintah segera melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar pengerukan lumpur yang dinilai hanya menjadi solusi sementara.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!