MeteorNews ** JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto mengaku diserang karena ingin memberikan makanan bergizi untuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia di Indonesia. Hal tersebut diungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Merah Putih yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Prabowo menyebut, niat baiknya dalam memberi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masyarakat Indonesia justru dinilai sebagai pemborosan oleh berbagai pihak. Menurut Prabowo, makanan bergizi yang diberikan pemerintah ini jelas menyasar anak-anak yang stunting, namun hal itu justru dinilai sebagai pemborosan oleh beragam pihak.
Prabowo membandingkan dengan kasus korupsi atau hilangnya kekayaan negara yang telah berlangsung puluhan tahun di Indonesia. Menurut Prabowo, kasus-kasus hilangnya kekayaan negara ini justru tidak diprotes oleh para pakar, dan tidak ada investigasi yang dilakukan.
Prabowo menyatakan bahwa ribuan triliun yang menguap dari bumi Indonesia setiap tahun selama 34 tahun tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, dan tidak ada investigasi. Sementara itu, pemberian makanan bergizi untuk anak-anak yang stunting dinilai sebagai pemborosan dan dapat menyebabkan ekonomi Indonesia kolaps.
"Saudara-saudara, saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, lansia, dianggap pemborosan," kata Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo juga menyatakan bahwa "Kita mau beri makan kepada anak-anak yang jelas-jelas, minimal seperempat anak-anak kita stunting. Sebagian besar banyak yang tidak makan." Prabowo menegaskan bahwa pemberian makanan bergizi untuk anak-anak yang stunting adalah sebuah keputusan yang tepat dan tidak dapat dianggap sebagai pemborosan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut bahwa agenda Sidang Kabinet Merah Putih adalah membahas evaluasi program. Prasetyo menyebut bahwa evaluasi program yang dibahas akan bergantung pada dinamika yang sedang terjadi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sidang Kabinet Merah Putih digelar di Istana Negara, Jakarta, untuk membahas berbagai isu yang terkait dengan pemerintahan dan pembangunan di Indonesia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!