MeteorNews ** BANDUNG Langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam menggagas sayembara pemberantasan aksi kriminal, pencurian, hingga peredaran obat-obatan yang diduga disalahgunakan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.
Kebijakan ini dinilai bukan sekadar upaya meningkatkan keamanan lingkungan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban di wilayah masing-masing.
Warga Bandung, Arif Ridwan (25), menilai bahwa sayembara yang menawarkan apresiasi bagi masyarakat tersebut dapat menjadi bentuk evaluasi terhadap upaya penanganan tindak kriminal yang selama ini dilakukan.
Menurutnya, munculnya inisiatif dari gubernur ini dapat memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penanganan berbagai kasus yang terjadi di tengah masyarakat. "Menurut saya, ini menjadi bahan evaluasi bagi aparat terkait agar penanganan keamanan bisa semakin optimal," ujar Arif
Meski demikian, ia mengakui sisi positif dari kebijakan tersebut adalah meningkatnya kewaspadaan (aware)
Meski demikian, ia mengakui sisi positif dari kebijakan tersebut adalah meningkatnya kewaspadaan (aware) masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.Senada dengan Arif, Muhammad Kurnia (33), warga Lengkong, menilai langkah yang dilakukan pria yang akrab disapa KDM tersebut merupakan terobosan yang relevan dengan kondisi saat ini. Bentuk apresiasi yang dijanjikan dinilai dapat menambah semangat masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda atau pelaporan kepada pihak berwenang.\"Siapa tahu ada warga yang membantu mengungkap dugaan tindak kriminal lalu melaporkannya kepada pihak berwenang. Ada motivasi tambahan karena bentuk apresiasi yang diberikan,\" kata Kurnia.Selain isu keamanan, program ini juga menyoroti peredaran obat-obatan yang diduga disalahgunakan. Kurnia mengungkapkan bahwa selama ini sebagian masyarakat masih merasa ragu untuk melapor. Namun, dengan adanya ajakan langsung dari gubernur, warga dinilai menjadi lebih percaya diri untuk menyampaikan informasi melalui jalur yang tersedia.\"Masyarakat jadi lebih berani menyampaikan informasi karena merasa mendapat dukungan untuk bersama-sama menjaga lingkungan,\" jelasnya.Di sisi lain, program ini diperkirakan dapat mendorong seluruh pihak terkait untuk semakin meningkatkan patroli, pengawasan, dan langkah-langkah pencegahan demi menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.
masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.Senada dengan Arif, Muhammad Kurnia (33), warga Lengkong, menilai langkah yang dilakukan pria yang akrab disapa KDM tersebut merupakan terobosan yang relevan dengan kondisi saat ini.
Bentuk apresiasi yang dijanjikan dinilai dapat menambah semangat masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan melalui kegiatan ronda atau pelaporan kepada pihak berwenang.
"Siapa tahu ada warga yang membantu mengungkap dugaan tindak kriminal lalu melaporkannya kepada pihak berwenang. Ada motivasi tambahan karena bentuk apresiasi yang diberikan," kata Kurnia.
Selain isu keamanan, program ini juga menyoroti peredaran obat-obatan yang diduga disalahgunakan. Kurnia mengungkapkan bahwa selama ini sebagian masyarakat masih merasa ragu untuk melapor. Namun, dengan adanya ajakan langsung dari gubernur, warga dinilai menjadi lebih percaya diri untuk menyampaikan informasi melalui jalur yang tersedia.
"Masyarakat jadi lebih berani menyampaikan informasi karena merasa mendapat dukungan untuk bersama-sama menjaga lingkungan," jelasnya. Di sisi lain, program ini diperkirakan dapat mendorong seluruh pihak terkait untuk semakin meningkatkan patroli, pengawasan, dan langkah-langkah pencegahan demi menciptakan situasi yang lebih aman dan kondusif bagi masyarakat.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!