Meteor News

Perusahaan Kaesang Pangarep Menghadapi Masalah Kredit Macet

METEORNEWS 09 Jul 2026, 18:18
Perusahaan Kaesang Pangarep Menghadapi Masalah Kredit Macet
Keasang Pengarep

MeteorNews ** JAKARTA | PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki Kaesang Pangarep, menghadapi masalah kredit macet dan mengajukan restrukturisasi pinjaman kepada sejumlah bank akibat tekanan likuiditas serta keterbatasan modal kerja.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), PMMP memiliki utang kepada PT Bank Permata Tbk sebesar 53,12 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp953,4 miliar, ditambah fasilitas kredit Rp5,49 miliar. Perseroan juga memiliki pinjaman dari PT Bank Central Asia Tbk, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT Bank SMBC Indonesia Tbk, PT Bank Maspion Indonesia Tbk, dan PT Bank Resona Perdania.

Total kewajiban pinjaman tersebut mencapai sekitar Rp2,8 triliun, belum termasuk bunga. "Saldo tersebut di atas di luar hutang bunga," tulis manajemen PMMP dalam keterbukaan informasi.

Manajemen mengungkapkan perusahaan membutuhkan tambahan modal kerja sekitar 15 juta dolar AS atau Rp269,1 miliar untuk menjaga operasional. Saat ini, PMMP hanya mengoperasikan satu pabrik di Situbondo. Untuk memenuhi permintaan ekspor, perusahaan membeli produk jadi dari pihak lain dengan sistem pembayaran setelah hasil ekspor diterima. 

"Sementara ini perseroan membeli produk jadi dari perusahaan lain dengan pembayaran di belakang setelah hasil ekspor diterima oleh perseroan," tulis manajemen.

Penurunan kapasitas produksi turut berdampak pada efisiensi tenaga kerja. Sejak 2024, PMMP telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 37 karyawan staf dan 79 pekerja harian, sementara 82 staf lainnya tercatat mengundurkan diri.

Sebagai informasi, PT Harapan Bangsa Kita, perusahaan milik Kaesang Pangarep, memiliki 188,24 juta saham atau sekitar 7,27 persen kepemilikan di PMMP.

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!